CATFISH ke Kolam Aja!

Agus Antidandruff, Jember

Made with CANVA

Waduh waduh mimpi apa saya semalam?? Ini ada cewek seksi, nge-add akun MB saya. Namanya Diana.”


Sambil mengucek-ngucek matanya, Agus yang baru bangun tidur berusaha menyadarkan diri. Plak plak, Agus menampar pipinya sendiri.


Ouchh, sakit sekali. Ini bukan mimpi! Ini sungguhan! Sepertinya inilah yang dinamakan REZEKI orang yang bangun pagi!”

Setelah berhasil melek dan ‘mengumpulkan nyawa’, Agus mengirim pesan ke Diana.

Haiii, thx for add.

Tidak disangka balasan dari Diana datang 1 menit kemudian.

“Tampaknya aku memang tampan ya. Ada yang tertarik dengan fotoku.” Agus tersenyum bahagia.

Haii Agus, salam kenal.

Wow, tidak menyangka, dia menjawab pesanku. Lihat saja nanti ya Widya, aku akan menggandeng cewek bahenol. Sana menangislah dengan cowok rambut pirang itu!” Widya adalah mantan Agus yang sekarang pacaran dengan Guntur, cowok yang rambutnya dicat warna pirang.

Anak mana Diana?

Aku anak Bandung.

Woww, Bandung kan gudangnya wanita cantik”

Wah pantesan cantik.

Hehe bisa sajaa Agus.

Lho ini serius wanita ini menyambut. Semoga dia bisa jadi pacarku ya Allah”

Kuliah atau kerja?

Aku kuliah di UnPar jurusan Astrologi.

Udah cantik, seksi, pinter pula.

Ahh bisa sajaa. Hehe. Makasih. Agus kerja atau kuliah?

Aku kerja bantuin bisnis bapak di rumah.

Ohya, aduhh anak teladan ya. Biasanya cowok yang aku kenal tuh sudah cuek sama ortunya. Aku gak suka. Cowok apaan kayak gitu. Gak tau trimakasih ke bapak ibunya.

Yang kayak saya begini, Diana suka?

Iya jelas! Aku paling suka sama cowok yang selalu sayang dan hormat ke ortunya. Itu cowok bertanggung jawab namanya. Semua cewek pasti suka yang kayak begitu.

“Ini sungguhan terjadi ya? Tapi misalkan orang yang seperti aku ini banyak yang suka, kenapa Widya meninggalkanku? Aku ingin kenalan sama Anggi, orangnya ngelirik pun gak mau. Memang inilah yang namanya rezeki orang yang sabar, para wanita Jember pada gak mau sama saya, tapi wanita cantik dari Bandung malah datang mendekat. Alhamdulillah.”

Halo halo Agus. Kok gak ada balasan.

Eh ehh ii iya Diana. Maaf ini tadi aku sedang terpatung. Kok ada cewek secantik kamu, baru kenal sudah memuji-mujiku begitu. Soalnya aku juga baru ditinggal pacarku. Lalu tiba-tiba aku kedapatan rezeki nomplok bisa kenalan sama cewek secantik kamu.

Ya ampuuun. Itu cewek rugi besarr ninggalin kamu. Baru kenal beberapa menit saja, aku sudah tahu kalo kamu itu orangnya baik dan bertanggung jawab. Kalau aku ada di Jember atau kota yang dekat dengan Agus, aku pasti langsung mau antri, urutan paling depan!

Waduhh aku hampir pingsan rasanya. Sungguh rezeki nomplok, plak plak plak, Agus menampar pipinya lagi.

Diana, aku boleh minta no HPmu gak? Aku pengen nelpon, boleh? Pengen bisa denger suaramu langsung.

Boleh doong! Aku juga pingin bisa ngobrol terus sama Agus. Entah kenapa aku langsung bisa klik sama kamu. Pernah dengar kan kalau di dalam lubuk hati kita, kita bisa tahu bahwa seaeorang itu adalah jodohmu? Nah itu yang aku rasakan saat ini. Aku gak tau kenapa. Aku sendiri merasa aneh dengan perasaan ini.

“Ya Gusti Allah. Aku mau pingsan beneran saja dulu ahh. Ya Allah terima kasih atas rezeki ini. Widya, Anggi, lihat saja nanti! Sebentar lagi aku akan menggandeng seorang wanita yang sangat cantik. Kalian semua kalah. Pasti pada menyesal tuh para cewek yang tidak mau sama aku!”

“Diana, Diana pacar gw. Ohh Diana…” Agus bernyanyi dengan sangat gembira.

Aku telpon sekarang ya Diana. Minta nomernya ya.

Agus, ini nomerku 08129997578. Tapi HP aku aneh, Agus. Kalau nerima telpon gak bisa. Bisanya aku yang nelpon duluan.

Hahh kok bisa begitu?

Ya, Agus, begitulah dunia. Pasti ada anomalinya kan. Pasti adaa saja yang tidak sejalan dengan hukum fisika. Salah satunya ini. HP ku yang tidak bisa nerima telpon. Padahal sudah kuservis ke BEC juga gak bisa.

Ohh iya iya. Betul juga ya. Ya sudah Diana saja yang nelpon aku ya. Ini nomerku 087644568. Aku siap kapanpun ngobrol kalo kamu yang nelpon.

Agus, aku juga pingiiin banget nelpon kamu sekaramg. Suaramu pasti sejantan John Cena ya. Tapi.. tapi.. aku belum isi pulsa.


Aduhh aku sudah tidak sabar. Aku belikan saja segera di counter pulsa sebelah..”


Aku isiin dulu ya. Ada yang di dekat rumah kok. Tunggu aku ya. Tungguu. Bisa sabar kan, Diana?

Agus, isinya yang 200 ribu saja ya. Soalnya aku pingin lama ngobrolnya. Biar gak putus putus.


“200 ribu?? Kok banyak amat ya minta pulsanya. Ehh tapi ini kan peristiwa langka, seumur hidup saya baru pertama kali merasakan mendapat durian runtuh seperti sekarang.. Ya sudah lah, dua ratus ribu untuk wanita seperti Diana tidak ada artinya..”

Siappp. Tunggu aku Diana. Sabar ya!

Dengan penuh antusias, Agus menyambar jaketnya dan berjalan menuju counter pulsa yang hanya berjarak 300 meter-an dari rumahnya. Agus sangat senang dengan kejadian hari ini. Sepanjang jalan, dia menyanyikan banyak lagu yang membahagiakan. Hanya kamu yang bisa membuat aku jadi tergila-gila, membuat aku jatuh cintaaa karna tak ada yang lain sepertimu…

“Tunggu.. tunggu.., JOHN CENA itu siapa ya? Pastilah orangnya ganteng.” Agus bertanya pada dirinya sendiri.



“Mas, beli pulsa 200 ribu buat nomer ini ya. Berapa Mas harganya?” Agus bertanya ke Mas penjual pulsa sambil mengeja nomor HP Diana.

“202 ribu Mas”, jawab penjaga counter.

“Ini Mas uangnya. Sudah masuk ya Mas pulsanya?” Agus memberikan uang pas.

“Sudah Mas! Terima kasih Mas!”

Yokk sama-sama, Mas!” Agus singkat membalas ucapan terima kasih Mas penjaga counter.

Dengan sedikit berlari, Agus ingin segera sampai ke rumah, dan menghadap kembali ke laptop-nya untuk ngasi tau ke Diana kalo sudah isi pulsa.

Agus membuka laman MB-nya tapi profil Diana sudah tidak bisa di-klik. Kemudian ke bagian pesan,…. pesan juga sudah tidak bisa mengirim.

Lho error kah internetnya?” Agus bertanya-tanya sambil me-logout profilnya, lalu me-login lagi. “Tidak apa-apa kok ini. Lancar. Coba aku mengirim pesan ke temanku..”

Heii lur.

Agus mengetik pesan ke akun MB salah satu temannya, Dion. Ada tanda titik menyala yang menandakan pesan terkirim.

Ohh ini tidak ada masalah kok ini”

Agus mencoba lagi mengirim pesan ke Diana tapi tidak ada tanda titik menyala yang menandakan pesan tidak bisa dikirim.

Lho Diana kok tetap tidak bisa dikirimu pesan??”, Agus sudah mulai gelisah dan bertanya-tanya,

Masak sih saya diblok? Masak iya sih? Aku coba menelpon saja ahh, Agus segera menekan nomer HP Diana.

Tulalit…. Tulalit…. Tulalit…. Tulaliiit…

Kok tidak ada nada sambungnya ya? Malah tulaliit. Apa nomernya salah? Atau HP-ku yang error??”, Agus masih denial, “Aku mau mencoba telpon adek…”

Tiitt… tiit… tiiitt…. (ada bunyi nada sambung)

“Halo ada apa, Mas? Mau pinjam duit lagi?” suara adiknya menjawab telponnya.

Dengan segera, Agus menutup telponnya, dan menyadari bahwa HP-nya tidak error, akun MB-nya pun juga tidak error, tapi….

“Berarti HP-ku, akun Mukabuku-ku, semuanya DIBLOK Diana!! Owalaah ini tadi berarti saya kena tipu dong!!”

“As* $%^& an**iing beyo**h $%^ fu*k b*tc* jangk*iik!”

(…*Beragam kata umpatan dalam berbagai bahasa..)

—————————————————————————————————-


Kejadian di atas adalah hal yang dinamakan catfishing. ‘Diana Alexandria’ adalah pelaku catfish, kemungkinan besar nama itu tidak ada di dunia nyata. Orang asli yang menggunakan foto wanita cantik tersebut bisa saja seorang mas-mas yang sedang bosan nungguin pacarnya dandan; atau anak SMP yang butuh uang buat maen game PUBG; atau… bisa siapapun you can ever think of.


Apa itu CATFISHING?

Made with CANVA

Secara definisi, catfishing adalah aktivitas berpura-pura menjadi orang lain di social media atau dunia online, dalam rangka iseng ngerjain atau menarik perhatian orang lain. Pelaku catfishing atau yang biasa disebut sebagai catfish, menggunakan foto orang lain atau mengedit foto aslinya dengan app agar terlihat beda dan lebih cakep, lebih…, lebih….

MENGAGETKAN, ternyata banyak yang menjadi korban catfishing, yang menderita kerugian material maupun spiritual. Seperti halnya Agus Antidandruff, banyak yang mudah tertipu ketika di-lure dengan foto seorang wanita cantik. Foto wanita memang bisa menghipnotis dan membuat banyak kaum adam tidak bisa berpikir jernih.

Sementara di sisi lain, bisa dibayangkan bagaimana para pelaku catfishing ini sedang tertawa melihat para mangsanya masuk jebakan betmen yang mereka pasang. It’s all on their fingertips, dengan hanya modal search foto wanita hot, bikin akun social media baru, dan klik klik klik…baammm. Benar-benar semudah itu!


Atau ada kasus yang lebih mengerikan, seperti yang dikisahkan di miniseri Clickbait. Ada pelatih volley ganteng (jelas ganteng pol-polan lah, wong yang maen Adrian Gernier), nah fotonya dipakai orang lain untuk luring cewek-cewek di dating apps. Tentu banyak cewek yang swipe right dan match, siapa yang endak klepek-klepek dengan wajah Adrian coba…

Made with CANVA

Si catfish yang memakai foto Adrian ini berlaku sangat manis dan mau mendengarkan keluh kesah para cewek; melalui message, email, dan telpon. Tak lupa para wanita yang tertipu tersebut ‘dibombardir’ dengan kata love… love… love… Bahkan dia menjanjikan untuk segera mengadakan pertemuan di dunia nyata.

Rayuan dan love bomb merupakan ‘senjata’ paling jitu untuk memangsa para wanita, karena kata-kata manis mudah membuat kaum hawa terklepek-klepek di atas angin, sehingga ter-distract dan lupa untuk menelusuri identitas aslinya. Mereka juga tidak sempat curiga ketika pelaku menolak untuk video call. Long story short, salah satu cewek tersebut ada yang meninggal bunuh diri karena dia. Sangat menyedihkan.

Saat si catfish diinterogasi, ternyata motif dia melakukan catfishing terhadap para wanita di aplikasi kencan dengan menggunakan foto ganteng Adrian adalah ingin ISENG doang buat mengisi waktu. Astaga!

Dia tidak menyadari betapa besar impact yang dia lakukan atas nama iseng saja. Tidak hanya itu, aktivitas catfishing juga membuat citra seseorang dirugikan karena fitnah yang diciptakan seorang catfish. Bisa dibayangkan bagaimana seseorang yang kesehariannya baik, lurus, tidak neko-neko; tiba-tiba namanya tercoreng karena fotonya disalahgunakan orang lain untuk berbuat keburukan di dunia online.


Apa Motif Para Pelaku Catfishing?

  • BALAS DENDAM, yang dipicu dari sakit hati akibat memiliki masalah dengan yang bersangkutan atau karena putus cinta. Si catfish sudah mengenal sangat baik orang yang fotonya akan dia gunakan untuk melakukan hal yang tidak patut di dunia online, dengan harapan bisa menjatuhkan namanya. Hal yang cukup sering adalah sang mantan yang sakit hati membuat akun social media yang dipenuhi dengan foto tidak senonohnya. Kasus lain adalah memakai foto sang target untuk menyebarkan kebencian, cyberbullying, melakukan penipuan, dan semacamnya. Para pelaku catfishing dengan alasan dendam tidak akan peduli dengan ajaran moral yang menekankan bahwa tindakannya adalah fitnah, yang jelas DOSA dan tingkatannya lebih kejam dari pembunuhan. Niat utama mereka dari awal memang untuk menghancurkan nama baik sang target.
  • LOW SELF ESTEEM atau tidak percaya diri dengan penampilannya. Para catfish dengan alasan ini akan mencuri foto orang lain yang atraktif untuk dijadikan sebagai foto dirinya di akun social media-nya, dengan harapan akan punya banyak teman online atau bahkan pacar online. Hhmm, saya tidak bisa berkata-kata. Rendah diri jelas bukanlah hal yang baik dan perlu ‘diobati’. Self love adalah salah satu penyembuhnya.
  • ISENG SAJA untuk mengusir kesepian dan mengisi waktu kosong. Waduhh semoga para catfish cepat sadar bahwa keisengan seperti ini tidak bisa dianggap remeh. Tingkat damage yang ditimbulkan tidak main-main! Jika sedang kesepian, lakukan aktivitas yang bermanfaat. Olahraga, menekuni hobby baru, meng-upgrade kualitas diri dengan belajar hal baru melalui coursera atau udemy, hang out dengan teman di dunia nyata, membantu mamah memasak, menemani papah ‘bermain’ dengan perkakas rumah, ……….., banyak sekali hal-hal menguntungkan yang bisa dikerjakan untuk mengisi waktu luang.
  • MENIPU, yang dia niatkan sejak awal untuk UANG. Para catfish dengan motif scamming akan menggunakan foto orang yang terlihat sleek dan sophisticated untuk meyakinkan para korbannya. Dengan kemampuan persuasifnya, mereka akan menjual produk yang bahkan belum pernah dilihat secara langsung oleh para korbannya. Begitu korban sudah transfer uang dengan jumlah tertentu, dia bisa ‘melarikan diri’ dan mencari mangsa baru. Ada juga yang ‘hanya’ minta dikirimi pulsa, seperti kasus Agus Antidandruff di atas. 

Berinteraksi di Dunia Online dengan Aman

Mengetahui fakta yang shocking ini membuat kita harus HATI-HATI dalam bergaul melalui social media. Kita WAJIB mengenali ciri-ciri seorang catfish dengan jeli. Ingatlah untuk selalu tetap aware dan clear-headed.


Pahami Definisi ‘TOO GOOD TO BE TRUE’!

Jika ada orang asing yang fotonya sangat mempesona menyapamu, jangan buru-buru seneng duluan! Tetaplah berpikir dengan jernih! Cek profilnya dengan detail.

  • Apakah isi fotonya hanya sedikit atau malah hanya 1 (menampilkan foto profil saja)? Kalau YA, kemungkinan besar akunnya palsu; maka segera tinggalkan!
  • Bagaimana interaksinya dengan teman-temannya yang ada di kolom following dan follower? Kita bisa cek di kolom komentar. Kalau TIDAK ADA interaksi atau obrolan bermakna, jelas akun palsu; tanpa ba bi bu langsung cuekin!
  • Berapa jumlah following dan follower-nya? Kalau cuma segelintir, segera block! Kemungkinan besar akun palsu.
  • Apakah di bagian ‘tagged’ ada fotonya bersama teman-temannya? Kalau tidak ada, jelas palsu. Akun asli biasanya terdapat foto dirinya saat sedang bersama teman-temannya.
  • Gunakan search reverse image untuk mengetahui apakah foto tersebut bertebaran dan dipakai di akun lain dengan nama yang berbeda. Jika YA, jelas akun palsu. Tinggalkan! Block! Cuekin!
  • Bersediakah dia diajak video call? Ada kalanya, mungkin kamu sudah terlanjur chatting dan merasa cocok. Tapi kamu HARUS CURIGA ketika dia MENOLAK untuk diajak VC-an, dengan alasan apapun yang sibuk lah… internet lemot lah… sedang di jalan lah…; STOP saat itu juga komunikasi kalian! Dia jelas seorang catfish!

Last but not least, jangan lupa MENDOA memohon perlindunganNya sebelum melakukan aktivitas apapun, termasuk sebelum online.



THE DON’T

Selain berhasil mengenal ciri-ciri seorang catfish, kita juga HARUS berpegang teguh untuk tidak melakukan beberapa larangan berikut:

  • JANGAN mau dimintain uang oleh orang asing yang kita kenal di dunia online meskipun alasannya meyakinkan. Kenal, endak; bertemu pun juga kagak. Jika memang ingin bersedekah, sebaiknya langsung saja diberikan kepada orang-orang yang diketahui di dunia nyata atau transfer ke lembaga donasi terpercaya.
  • JANGAN membagikan data pribadi, seperti: nama lengkap; tempat dan tanggal lahir; alamat rumah; tempat kerja; kondisi keluarga; nama anggota keluarga; nomor HP; nomor rekening bank; dan sebagainya.
  • JANGAN mengirimkan foto terbuka atau bugil. Semaut apapun rayuan sang teman online, kuatkan diri dan jangan terpengaruh. Be smart! Bisa dibayangkan apa yang bisa seseorang lakukan dengan memiliki foto bugilmu. Ancaman, pemerasan, penghancuran image, dipermalukan, dan beragam hal buruk yang berujung pada segala kesulitan material spiritual serta membahayakan mental health.


Well, all in all, stay safe!

Published by srinurillaf

Penduduk planet Bumi, -yang selama masih dikaruniai nafas dan kehidupan-, selalu berusaha untuk menjadi manusia seutuhnya; dapat menjalankan posisinya dengan baik dan benar; mau dan mampu untuk terus berkarya dan berkiprah; serta bertekad untuk 'live life to the fullest'.

8 thoughts on “CATFISH ke Kolam Aja!

  1. Hahaha selalu deh cerita Uril sangat seru! Oh oh Agus, kamu sangat lugu. Aku langsung curiga kalau Diana ini UUD (ujung ujungnya duit) karena terlalu gampang memuji.

    Tapi ya Uril, btw, 20 tahun lalu di zaman manusia masih chatting via mirc, aku selalu pakai nama kedua dibanding nama pertama. Jaman itu kan gak ada foto profil tuh, jadi beneran hati2 lah banyak yang suka ngibul juga.

    Eh tau2 chatting dong sama cowok dan setelah tanya2, ternyata dia temenku, lain jurusan dan lain angkatan 😂😂 tapi aku gak ngaku kalau aku adalah aku. Dia tanya jurusan dan angkatan aku, abis itu dia bilang kalau ternyata aku satu kelas sama cewek yang dia taksir.

    Oh yaaaa.. jawabku kepo. Siapa, siapa. Ya ampun abis itu dia menyebut nama asliku😆😆 aku beneran gak nyangka kalau dia naksir aku hahahaha

    Eh kalau gitu, bukan kategori catfish kan ya 🤭

    Like

  2. teh uril menarik artikelnya.
    kejadian ada orang jahat pakai fotoku, lalu kontak wa teman suamiku itu sangat menjengkelkan. sempat ngeri juga kok ya bisa tahu nomor dalam kontakku itu. untung teman suami konfirmasi apakah aku ganti nomor?
    betul banget ini harus banyak berdoa agar terlindung dari tipu daya orang jahat.

    salam hangat

    Like

  3. Agus Antidandruff lagi haus kasih sayang, di bilangin mau ditelpon aja langsung mau ngisiin pulsa hehe. Thanks remindernya Uril.

    Jaman sekarang orang cari uang macam-macam aja ya caranya. Ini masih agak mending menurutku, yang jahat banget yang sampai ngaku-ngaku jadi teman trus pinjam uang. Banyak temanku yang jadi korban dan sampai terjadi transaksi.

    Perlindungan data pribadi belum biasa memang di Indonesia, tapi sebaiknya jangan sesekali share personal info di public space memang.

    Like

  4. Aku pikir tadinya Mbak Uril lagi cerita fiksi lain lagi walau belum menyelesaikan yang sebelumnya, ternyataaaa sedang menjelaskan ikan lele eh catfishing hehehe. Kasian ikan lele salah apa dipinjam namanya untuk kegiatan orang iseng yang jadi jahat.

    Memang ya, jaman sekarang harus tau dengan pasti siapa lawan bicaraa, terutama kalau mau kirim-kirim duit, kalau kirim pesan ke radio buat pesan lagu bolehlah gak apa-apa #ehkokganyambung hehehe.

    Ditunggu cerita-cerita berikutnya mbak Uril.

    Like

  5. Adik saya pernah nih nemu akun medsos yang isinya foto dia, tapi namanya bukan. Nggak ngerti juga sih apa motifnya, soalnya begitu ditegur langsung hilang akunnya. Ada-ada aja ya modus orang yang aneh-aneh begini..

    Like

  6. Dari awal curiga sama si Diana…. Pasti ada udang di balik bakwan, hahaha….
    Eh, tapi aku baru tahu klo ini namanya catfishing. Ah, selalu ada ilmu baru di balik cerita blog.
    Temenku ada nih yang hampir ketipu begini.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: