Design a site like this with WordPress.com
Get started

Bu Elektra sedang Ngobrol dengan Anaknya, Nak Spiderman

Dalam rangka mengisi akhir tahun 2022, Pak Loki mengajak istri dan anaknya ke sebuah kota yang berada di East Borneo. Sebenarnya Pak Loki sedang dalam kerja mode-on, namun karena Nak Spidey sudah libur sekolah, jadi ya diminta ikut menemani.

Mereka menginap di sebuah beach house yang ukurannya luas sekali dan backyard-nya langsung tepi laut Selat Makasar.

Saking luasnya, mereka bertiga memilih untuk tidur sekamar saja, meskipun kamar di dalam rumah ini ada 6. Takuuttt. Untungnya satu kamar itu tepat ada 3 kasur, jadi pas deh ehehehe.

Serasa jadi muridnya boarding school Nevermore Academy yah, itu lho sekolahannya Wednesday Addams.

***

Hari ke-2, Bu Elektra terkejut dan terkagum-kagum dengan anaknya. Well, sejak Nak Spiderman hadir dalam hidupnya, Bu Elektra tidak pernah berhenti terpesona, selalu saja ada hal baru tentang anaknya yang membuatnya bangga.

Bu Elektra: “Sayang, kamu kok bisa tidur tenang di bed setinggi ini ya. Gak jatuh. Jadi kamu kerasa ya Nak setiap kali mau jatuh? Refleks membenarkan diri biar gak ngglundhung ke lantai?”

Nak Spiderman: “……………,” — tersenyum dan mengangguk —

Bu Elektra: “Ya Allah, Sayang, kok bisa sih. Karena kasur di rumah bukan yang setinggi ini, kamu tetap bisa langsung adaptasi ya. Kalau diingat-ingat, kamu memang gak pernah sekalipun jatoh dari kasur ya??!”

Nak Spiderman: “……………..” — tersenyum dan mengangguk —

Bu Elektra: “Alhamdulillah, kok bisa sih Nak? Mam pas kecil dulu, tak terhitung berapa kali ngglundhung dari kasur, jatoh mulu. Sampe kepala benjol.”

Nak Spiderman: “………………..” — senyum-senyum —

Bu Elektra: “Mungkin itu ya Nak penyebab Mam agak aneh. Kata kamu, Mam kan cringe ya. Jangan-jangan karena pas kecil sering jatoh dari kasur ya Nak.”

Nak Spiderman: “…………………” — tersenyum dan mengangguk —

Bu Elektra: “Kalau saja Mam dulu gak pernah jatoh, bisa jadi Mam kuliahnya di MIT ya atau yang Ivy League gitu ya. Bukan ITB.”

Nak Spiderman: “………………….”

Bu Elektra: “Alhamdulillah, Mam seneng kamu gak nurun hal ini ya Nak. Kamu juga gak pernah ngompol pula ya Nak.”

Nak Spiderman: “…………………” — tersenyum dan mengangguk —

Bu Elektra: “Kok bisa sih Nak kamu pinter gitu? Gak pernah ngompol. Jadi kamu dulu tuh pas kecil, selalu kerasa ya tiap mau pipis, lalu bangun dan ke kamar mandi.”

Nak Spiderman: “………………” — tersenyum dan mengangguk —

Bu Elektra: “Mam dulu ngompolan sampai kelas 3 SMP, Sayang. Berkali-kali dimarahin Ayahnya Mam, soalnya kan tuh kasur harus dijemur di luar biar bau pesingnya ilang. Adik-adik Mam juga pada ngetawain Mam pula. Aneh ya Mam, anak pertama tapi ngompolan.”

Nak Spiderman: “………………….” — tersenyum —

Bu Elektra: “Untung kamu gak nurun juga yang ini ya Nak.”

Nak Spiderman: “………………………..” — tersenyum dan mengangguk—

***

***

***

Kayaknya salah ya ngasih judul “NGOBROL“, soalnya dari awal sampai akhir, emaknya yang omong dhewe. Anaknya diyem aja, iriiit banget ngomongnya memang si Nak Spiderman ini.

***

Advertisement

Published by srinurillaf

Penduduk planet Bumi, -yang selama masih dikaruniai nafas dan kehidupan-, selalu berusaha untuk menjadi manusia seutuhnya; dapat menjalankan posisinya dengan baik dan benar; mau dan mampu untuk terus berkarya dan berkiprah; serta bertekad untuk 'live life to the fullest'.

3 thoughts on “Bu Elektra sedang Ngobrol dengan Anaknya, Nak Spiderman

  1. Secara teoretis, otak memetakan ruang berbaring kita lalu mengingatnya. Maka ada orang tiduran di bangku panjang tanpa terguling.

    Saya? Waktu kecil kadang tergulung, lalu selimut saya tarik ke bawah.
    Setelah dewasa, juga bisa jatuh dari king bed di hotel padahal tidur sendiri šŸ™ˆ

    Like

    1. Waduh, baru tau saya, ada orang dewasa ngglundung dari kasur šŸ˜…. Semoga tidak terjadi lagi, Mas. Disiasati saja, kalau di hotel, tidurnya melintang dan mepet ke sandaran bed-nya ehehehe.

      Sekarang saya sudah gak pernah jatoh lagi, Mas. Walaupun bed-nya kuecil. Ehehe

      Like

      1. Kalo lelah full bisa gitu.
        Kalo pas normal, begitu kerasa dlm bahaya langsung atur ulang posisi tidur.

        Di kantor terakhir saya milih tidur di sofa ruang tamu. Rendah, kalo terguling aman.
        Sebelumnya tidur di meja kosong. Pernah jatuh. Saya takut kepala membentur kali meja dari besi maupun kaki kursi kerja yang sdh saya jatuhkan.
        Memang ada CCTV di semua sudut, tapi fungsi CCTV kan bukan mengatasinya cedera šŸ™ˆ

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: