Design a site like this with WordPress.com
Get started

24 Pelajaran PENTING dari Drama Korea “Love ft. Marriage & Divorce”

(Made with CANVA)

Selama beberapa bulan terakhir, hari Sabtu dan Minggu malam menjadi momen me time yang menyenangkan buat saya. Kenapa hayyooo? Karena di waktu itulah, tayang drama Korea kesukaan saya, “Love ft. Marriage & Divorce”, yang relate dengan profesi saya sebagai Ibu Rumah Tangga.

Amit-amit, tentunya saya berharap tidak mengalami bagian cerita yang buruk-buruknya ya, yang diselingkuhin, yang dibo’ongin, aduuhh jangan sampai. Melainkan ingin menikmati lika-liku dinamika kehidupan pernikahan; kalimat dan quote bijaksana yang bagus; cara anggun dalam menghadapi suatu problema rumah tangga; dan cara berpakaian dan berdandannya dong!

Ohya, sekilas fun fact, “Love ft. Marriage & Divorce” adalah definisi ‘CINTA ITU BUTA’ buat saya karena merupakan drakor satu-satunya yang saya tonton dengan fokus dan total. Padahal saya tidak terlalu nge-fans sama drakor, kalaupun nonton, pasti skip-skip, dan hanya dibuat sebagai sekedar pengisi ‘ada yang dilihat dan didengar’ saat hulahoop-an atau workout. Jika dianalisis, semua elemen di drakor ini banyak yang mirip dengan judul lain, ehh tapi hanya ini lho yang mampu mencuri hati dan mengalihkan dunia saya.

Okay, kembali ke topik!

Despite kecintaan saya dengan “Love ft. Marriage & Divorce”, saya cukup sebal dengan season finale kemarin, karena kok malah ending-nya endak nyambung, ditampilkan beberapa pernikahan para karakter yang completely berbeda dengan jalan cerita yang telah dibangun selama 32 episode.

A Mi menikah dengan Pan Sa Hyeon, dan bukannya sama Shin Yu Sin. Padahal Song Yuan kan juga mau melahirkan anaknya Pan Sa Hyeon, bahkan sudah sangat akrab dengan keluarganya, dan tinggal selangkah lagi menuju jenjang perkawinan. Tapi kok??

Ehh Song Yuan ternyata malah menikah sama Seo Ban, bapak-bapak sound engineer yang dilirik tiga janda di kantornya. Hhhmm berarti satupun dari mereka tidak berhasil membuat Bapak Seo Ban kecantol ya.

Lalu.. lalu.. Sa Pi Young ended up menikah sama adiknya Bapak Seo Ban, si Seo Dong Ma! Iya yang itu! Yang berondong kaya nan ganteng dan berotot pacarnya Nam Ga Bin, yang malah sudah mengemis-ngemis ke Nam Ga Bin agar mau balikan dan menikahinya. Kepriben sih!

Tapi ada ending yang membuat saya tertawa puas terbahak-bahak. Wkwkwkwkwk. Ahahahahaha. Sukuriiin kau Bapak Genit Prof. Park Hae Ryun, ditinggalin sama Nam Ga Bin! Pathetic kali lah kau Pak Park Hae Ryun! Jangan harap keluargamu mau nerima kamu kembali ya! Sukurin kena karma wekkkk!

Somehow Nam Ga Bin merasa meninggalnya kedua orangtuanya akibat kecelakaan adalah bentuk hukuman dan karma untuknya setelah melakukan perbuatan yang menyimpang. Ceritanya, dia ingin tobat nasuha.

Ahh naga-naganya bakal ada season 3 nih! Dasar drama MAKJANG!


Nah dari keseluruhan episode dalam 2 seasons ini terdapat hal-hal PENTING yang menarik untuk diingat; ditebalin; dan digarisbawahi sebagai PELAJARAN. DOs yang perlu kita ikuti dan DON’Ts yang harus kita hindari.

Okay, before you can say jack robinson, inilah mereka:

1. SELALU Memakai Seatbelt Ketika Naik Mobil

Ini juga berlaku meskipun sedang duduk di belakang ya! Sabuk pengaman diciptakan bukan tanpa alasan. Sudah terhitung berapa banyak orang yang selamat di kecelakaan mobil karena sabuk pengamannya dipakai.

Saya salut dengan awareness orang-orang Korea dalam menjaga keselamatan.

Boo Hye Ryung dalam keadaan galau, kalut, dan marah saat nge-gap sang suami selingkuh, tetap sigap saat berkendara dan tidak melupakan sabuk pengamannya.

Juga ketika A Mi sedang menangis bombay, sebelum berkendara, dia ‘pause‘ dulu menangisnya untuk memasang seatbelt-nya sebelum menyetir.

Dalam kondisi apapun, baik itu sedang marah; galau; berantem atau mabuk, begitu masuk mobil, kebanyakan orang Korea langsung otomatis meraih seatbelt untuk dikenakan. PENTING.


2. JANGAN MENYETIR Saat Mabuk/ Hangover

Masih berkaitan dengan poin di atas, mengenai keselamatan berkendara. Semua karakter di “Love ft. Marriage & Divorce” cukup rajin bersosialisasi di malam hari, yang pastinya ada ritual minumnya, dan biasanya sampai mabuk. Mereka patuh dan tidak mau bertingkah sok tangguh nekat menyetir sendiri untuk pulang ke rumah. Mereka akan menelepon sopir yang khusus melayani orang-orang yang ‘habis minum-minum,’ yang akan nyetirin mobil mereka dan mengantarkannya sampai rumah. Mau sopir laki-laki atau wanita, ada. Sedetail itu ya kesadaran dan kedisiplinan orang-orang Korea. Ini PENTING dan patut dicontoh.

Hhmm, karena di Indonesia belum ada jasa sopir khusus tersebut, bisa diganti dengan pesan Uber melalui app atau naik taxi.

Lha nanti mosok mobil ditinggal di parkiran tempat ajeb-ajeb? Kalau ada yang mbaret atau nyolong mobil ane gimana??”. Ya mending dari awal pas berangkat, jangan bawa mobil kalau memang niatnya mau mabuk-mabukan. Atau lebih amannya, tidak usah berangkat sekalian, enakan di rumah saja netflix-ing.


3. JADILAH Mertua Panutan Seperti Bapak Pan Mun Ho dan Ibu So Ye Jung

Menurut saya, orangtua Pan Sa Hyeon ini adalah mertua yang ideal. Beliau berdua tahu porsi yang pas untuk tidak ikut campur dengan urusan anak dan menantunya. Walaupun beberapa kali menantunya menunjukkan sikap yang tidak sesuai harapan mereka, tapi mereka tidak lantas begitu saja marah.

Seperti ketika Boo Hye Ryung cuek saja saat Pan Sa Hyeon pulang dan terlihat lelah setelah seharian bekerja. Hye Ryung tidak mau repot membuatkan minuman atau sekedar melepaskan jaketnya, dan malah ngomel ketika suaminya makan dengan porsi besar, dengan alasan agar tidak menggemuk.

Tentu melihat putra kesayangannya tidak dirawat dengan baik oleh istrinya, membuat mereka ngelus dada. Tapi mereka tetap tenang mengamati dan mendoakan agar anaknya mampu mengatasi masalahnya.

Mereka juga adil dan tidak pilih kasih ketika mengetahui sang putra kesayangan sudah melampaui batas, seperti saat selingkuh dari Hye Ryung. Mereka tetap objektif dan memarahi serta menasehati anaknya. Bukan mentang-mentang anaknya sendiri, lalu ketika berbuat salah, tidak diapa-apain.

Saya look up ke Anda berdua, Pak, Buk. Dari karakter Pak Mun Ho dan Bu So Ye Jung, saya belajar ‘101 Mertua’.

(Made with CANVA)

4. HATI-HATI Dengan Paket!

Kalau ada Bapak Paket mengetuk atau (dalam kondisi pandemi begini) meletakkan paket di depan pintu, sebaiknya langsung diambil saja. Jangan menunda-nunda, takutnya paket tersebut adalah buatmu yang dikirim oleh mantan atau seseorang yang tidak diharapkan oleh pasangan, yang akan membuat rumah tangga bergejolak.

Segera cek, apakah paket yang datang buat kamu atau bukan. Jika ternyata buat kamu dan bisa menimbulkan keributan dengan pasangan, kamu bisa langsung menyembunyikannya sehingga suasana tetap kondusif.

Seperti kisah Bapak Mun Ho dan Bu So Ye Jung (iya betul, Sang Pasangan Mertua Panutan).

Saat sedang beramai-ramai bermain golf, Pak Mun Ho tidak sengaja bertemu dengan Kim Dong Mi (nenek cantik nan centil), cinta pertamanya ketika masih remaja. Ternyata, Pak Mun Ho masih punya rasa ke Kim Dong Mi, yang istrinya Dokter Shin dan ibu tirinya Yu Sin. Bahkan anjingnya pun diberi nama ‘Dong Mi’ saking segitu susahnya untuk dilupakan.

Dari pertemuan singkat tersebut, Pak Mun Ho mengirim suplemen dan teh untuk Kim Dong Mi. Sebagai gantinya Kim Dong Mi mengirim surat terima kasih dan paket khusus yang dikirim ke alamat rumah.

Di sinilah awal kekacauan terjadi, ketika ada paket datang, Pak Mun Ho cuek saja dan tidak ngecek apakah paket tersebut untuknya atau bukan. Akhirnya dibuka deh sama Bu So Ye Jung, istrinya. Jrengg jrengg pastinya kaget dong mengetahui suaminya masih kontak dengan cinta pertamanya, bahkan sampai memberinya teh yang mahal dan berharga, yang dia sendiri saja tidak pernah dikasi. Doeng doeng, bisa ditebak bagaimana kelanjutannya. Badai menerpa rumah tangga mereka.


5. MAKANLAH Masakan yang Dikirim Mertua

Aduuuh Boo Hye Ryung, saya gemas sekali kamu semudah itu membuang masakan lezat dari mertua yang dibuat khusus penuh cinta.

Kalau setiap saat saya dikirimi masakan oleh mertua, saya pasti bersyukur sekali. Banyak sekali benefits yang saya peroleh lho!

Saya tidak perlu capek-capek memasak dengan rumit. Saya jadi punya lebih banyak waktu santuyy. Saya bisa hemat banyak uang. Saya bisa makan masakan rumahan yang sehat bergizi dan higienis. Mertua juga pasti senang kalau masakannya diterima dengan senang hati oleh kita.

Tak ketinggalan, Pak Suami kan juga pasti demen masakan ibunya. Tinggal dipanasin di microwave atau diolah sebentar saja, lalu disajikan di piring dengan penuh cinta dan menemaninya makan bersama. Aww aww awww, uang dari Pak Suami utuh; makin disayang mertua; dan suami pun makin bergairah. Ehem ehem.


6. JANGAN Kentut di Depan Pasangan

Saya akui, di balik genitnya Kim Dong Mi yang suka berfantasi yang ‘iya-iya’ dengan sang anak tirinya, Shin Yu Sin; Kim Dong Mi merupakan epitome seorang wanita sejati. Dia punya banyak tips untuk menjadi wanita yang memikat dan bagaimana bertingkah laku di depan pasangan (dan para pria). Pantas saja suaminya, dokter Shin, klepek klepek.

Salah satu tipsnya adalah dia tidak pernah kentut di depan suaminya!

Kita tahu bahwa bagi banyak pasangan, kentut sudah bukan lagi rahasia, dan ‘dikeluarkan’ tanpa malu-malu. Begitu tahu manner-nya Kim Dong Mi, sepertinya PENTING sekali untuk mengikuti behavior-nya ya. Mulai detik ini, JANGAN kentut di depan Pak Suami deh.

(Made with CANVA)

7. JANGAN Balsem-an di Depan Pasangan

Ini adalah pelajaran penting dari Lee Si Eun. Sang suami, Pak Park Hae Ryun, sempat mengemukakan betapa ‘TUAnya’ aroma tubuh Si Eun, akibat kebiasaannya memakai balsem; minyak gosok; minyak angin; koyo; dan kawan-kawannya. Baunya sudah tidak lagi wangi dan menggoda.

Haduh gimana ya, kalau sudah usia 50 tahun kan stamina sudah tidak sekuat dulu. Gerak nyleneh dikit saja, bayake lara; jadi koyo dan balsem akan menjadi ‘sahabat dekat’.

Semoga nanti ketika usia saya sudah menginjak 50 tahun, saya tetap bugar. Kalaupun harus memakai minyak gosok atau balsem, semoga di masa depan sudah tercipta yang baunya enak; menggoda; dan tidak bau ‘tua’.

Ehh dulu yang iklannya Agnez Monica itu, minyak anginnya baunya wangi kan ya?


8. JANGAN Menyuruh Suami ke Gym

Mba Boo Hye Ryung, selebritis cantik yang selalu berpenampilan paripurna dengan badan yang super slim dan postur mempesona, sering mengeluhkan perut suaminya yang endut (yang sepenglihatan saya, tampak normal saja tuh perut Pan Sa Hyeon).

Tapi, ya begitulah Hye Ryung, menurut dia, yang bersanding dengannya haruslah yang ‘sesempurna’ dia. Berulang kali dia meminta suaminya daftar membership di fitness club, dan berulang kali pula suaminya menundanya karena sibuk dengan pekerjaannya sebagai pengacara (entah pengacara apa ya, kayanya bukan yang berprestasi juga sih di kantor, B aja lah).

Nah akhirnya dia mau setelah dipaksa terus-terusan oleh sang istri. Di sinilah ‘senjata makan tuan’ dimulai.

Di gym, Pan Sa Hyeon bertemu dengan seorang wanita yang sexy dan menarik. Sejak perkenalannya dengan hot girl, dia malah menyesal! Menyesal karena tidak nge-gym di tempat itu dari dulu. Wkwkwk, dasar laki-laki!

Pelajaran PENTING dari kisah ini adalah kalau kita memberi saran ke suami, dan dia keukeuh tidak mau serta menolaknya berkali-kali, langsung STOP saat itu juga!

Itu adalah suatu CUE dari semesta bahwa kita harus berhenti. Bisa backfires cuyyy!

(Made with CANVA)

9. PAKAI Baju yang Selalu Rapih di Manapun

Termasuk saat sedang #dirumahsaja. Inilah yang saya lihat dari Sa Pi Young. Duh rapihnya Ibu ini! Sa Pi Young selalu memperhatikan penampilan dari atas sampai bawah. Baju dasternya pun tidak ada yang bolong-bolong, satupun. *sambil melirik daster saya yang sudah bolong tapi tetap dipakai karena semriwing. Fix, akan saya buang segera!

Tidak hanya daster, sandal di rumah pun bukan hanya yang berbulu dengan bentuk kotak gitu doang ala sandal hotel, tapi lucu-lucu dan warnanya senada dengan bajunya.

Hal penting lain darinya adalah rajin oles-oles body lotion. Tidak hanya sesudah mandi, tapi juga sebelum tidur; saat sedang duduk-duduk di ruang keluarga; setelah selesai memasak; pokoknya kapanpun.

Rambutnya tidak pernah dikuncir atau dicepol asal-asalan, melainkan selalu dibiarkan terurai dengan indah. Ihhh pingin nyoba ikutan deh. Sayangnya, cuaca di sini gerah, saya pernah nyobain rambut diurai seharian sambil memasak; mencuci; beres-beres rumah; etc etc.. kok malah keringat dleweran dan tidak nyaman.

Ya tapi saya akan tetap terus mencoba ‘Tips Paripurna di Rumah ala Sa Pi Young’ agar Pak Suami selalu melihat saya dalam keadaan sleek dan sophisticated.

Di drama ini, Sa Pi Young digambarkan sebagai wanita berusia 45 tahun yang dazzling, istri dan ibu yang teladan. Wooww banget lah karakter dia di sini. Ohya, tahukah Anda, ternyata usia aslinya 49 tahun lho, hampir setengah abad tapi masih tampak muda dan kencang.

(Made with CANVA)

10. JANGAN Marah ke Ibumu Apapun Kesalahannya, Pasti Menyesal

Sa Pi Young sangat benci ke ibundanya karena sejak dia kecil, sang ibu melarangnya untuk bertemu dengan ayahnya setelah mereka berdua bercerai.

Memang tindakan ibunya tidak benar, tapi membenci dan tidak menghormati sang ibu; berkata-kata yang tidak enak didengar; dan tidak mau diajak bertemu,…. waduhh ini bisa dibilang lebih buruk.

Sesalah apapun, seorang ibu adalah orang yang mencintai kita unconditionally. Perbuatannya yang tidak benar, ya jangan diikuti dan disetujui. Tapi jangan sampai lupa untuk tetap menghormati dan menyayanginya agar tidak menyesal di kemudian hari. Percayalah, penyesalan itu rasanya tidak enak.

Sa Pi Young sangat menyesal sudah berlaku buruk pada ibunya dan lebih menyesal lagi ketika belum sempat minta maaf setelah ibunya akhirnya meninggal dunia. Sedih sekali adegan ini. 😦


11. JANGAN Memberikan Hadiah dari Pasanganmu, Buat ke Selingkuhanmu!

Waduh ini mah sudah tidak sopan, bodoh pula. Apalagi kalau hadiah dari sang istri adalah keluaran limited edition. Pasti suatu saat, cepat atau lambat, bisa ketahuan tuh.

Seperti ketika Sa Pi Young tidak sengaja melihat A Mi yang kebetulan sedang syuting di depan kantornya, sedang memakai jaket berwarna perak yang dulu dia belikan khusus buat suaminya. Jaket branded mahal yang warnanya hanya satu-satunya.


12. MENGAJARKAN Anak Makan Sehat (dan Diet) Sejak Kecil

Lagi-lagi rutinitas Sa Pi Young yang memukau. Dia mengatur Ji A yang masih berusia 13 tahun untuk makan yang bergizi. Tidak ada itu ngemil es krim di malam hari. Kalau ada tamu yang membawakan cake untuk Ji A, dengan sigap Sa Pi Young memotong kuenya dengan ukuran yang terlihat seperti level nyicip saja. Dipotong keciiil sekali.

Kalau sudah jam 7 malam, Ji A harus sudah sikat gigi agar malas buat makan lagi ketika malam-malam kebangunan dan lapar.

Selain itu, Sa Pi Young mengagendakan rutinitas berenang untuk Ji A. Bahkan dia menanamkan nasehat pada sang anak agar sampai setua apapun tetap sehat dan slim. Pernah suatu ketika, Ji A melihat ibu dari temannya melepas jaket yang memperlihatkan lengannya, dan berikut komentar Ji A, “Mama, lengannya ibu temanku menggelambir. Jelek, Mam. Aku senang Mama tidak begitu lengannya, karena Mama rajin olahraga.”


13. RAJIN Berolahraga Sampai Tua

Ini masih berhubungan dengan poin di atas. Keluarga besar Dokter Shin memang sangat memperhatikan kesehatan. Tidak hanya makanan, tapi juga lifestyle. Mereka rutin bermain golf dan berenang. Tidak hanya Sa Pi Young; Yu Shin; dan JiA, tapi juga Dong Mi. Wah pantas saja di usianya yang sudah nenek-nenek, Dong Mi termasuk masih mantabbb.

Saya yakin jika ada event MISS WORLD versi nenek-nenek, Kim Dong Mi bakal menang telak.


14. Kalau Baru Putus Cinta, Tolong JANGAN Langsung Mencari Gantinya

Seperti Nam Ga Bin, yang sedang galau di masa-masa baru putus dan brokenhearted, tiba-tiba kenal dengan Bapak Park Hae Ryun, pria separuh baya yang sudah berkeluarga. Ehh main ‘santapp’ saja tanpa memperdulikan orang-orang yang akan tersakiti karena ulahnya. Ini mah nakal, egois, dan tidak tahu diri namanya.

Saya paham bagaimana sedihnya setelah putus cinta, tapi sebaiknya curhat ke orangtua; teman dekat; atau datang ke psikiater saja. Jangan malah memperbaiki masalah tapi mendatangkan masalah yang lain.

(Made with CANVA)

15. JANGAN Rebut Suami Orang!

Ini mah jelas banget ya aturannya. Menjadi pelakor (perebut laki orang); perusak rumah tangga; atau apapun sebutannya, adalah hal yang buruk dan tercela. Perbuatan tidak pantas tersebut akan banyak menimbulkan kekecewaan dan banyak pihak yang tersakiti. Dosa besar cuyy dan ingat karma.

Kalau kamu seorang wanita single, dan suatu ketika ada pria yang mendekati, tolong kenali dulu dengan seksama; googling namanya; dan cek social media-nya! Hari gini, semua informasi cukup mudah diperoleh, jangan oon lah.

Begitu tahu si cowok sudah beristri, WAJIB hukumnya untuk LANGSUNG BALIK KANAN. Tidak ada tapi-tapian!


16. Kalau Kamu Seorang Bapak-bapak 50 tahun, dan Ada Wanita Muda Menarik yang Mendekat, PLISS Jangan GE-ER Dulu Lah Yawww

Ini refer ke karakter yang paling tidak saya respect, Pak Park Hae Ryun, yang menjadi rebound (pelarian) Nam Ga Bin saat sedang sedih setelah ditinggal kekasih.

Pak Park rela ninggalin istri dan 2 anaknya demi seorang wanita yang baru dia kenal sekejap. Dia bahkan pernah kalap mau menampar anaknya, untung Si Eun mencegahnya. Ihhh amit- amit deh. Sukurin sekarang dia sedang menderita gara-gara ditinggalin si Nam Ga Bin (tape), dan tidak jadi menikah, wekkk.


17. Yuk Belajar Makan Apel Tanpa Suara

Seperti A Mi, yang karena keahliannya bisa makan apel tanpa suara kreasskreass, dia berhasil menarik cowok ganteng. Wuihh.

Ya kalau dalam kasus A Mi, meskipun dia tahu si cowok ganteng itu sudah berkeluarga, tetap saja ‘ditabrak’. jangan ditiru ya!

Nah nanti kalau ada cogan yang terpesona dengan kelihaian kamu memakan apel tanpa kreoss-kreoss, pastikan dia masih single ya!


18. Awas Ada HANTU KAKEK MESUM di Kolam Renang!

Ketika kamu sedang berenang, lalu tiba-tiba kamu merasa ada yang nowel tubuhmu, dan meskipun setelah noleh-noleh tidak ada siapapun di dekatmu, tolong jangan abaikan!

Bisa jadi itu adalah Hantu Kakek Mesum (almarhum Dokter Shin). Dan jangan lupa langsung ta’awudz ya.

(Made with CANVA)

19. JANGAN Percaya 100 Persen ke Suami

Apalagi kalau tiba-tiba bersikap manis dan membelikan banyak hadiah. Owh owhh owh ada apa ini.

Secara teori sih kita para istri sudah paham ya bahwa (biasanya) ada yang disembunyikan ketika suami menghujani kita dengan kado indah (dan mahal). Tapi kalau terjadi langsung di depan mata, kadang kita bisa lupa lho, dan langsung berkesimpulan menganggap bahwa suami kita itu sempurna. PENTING untuk diingat agar kita, para istri, tetap WASPADA.

(Made with CANVA)

20. MAKAN UBI REBUS Saat Sedang Kencan di Taman

Iya juga sih ya, daripada makan bomboloni coklat atau pizza, kita kembali ke tradisional yuk! Murah meriah, sehat bergizi, dan kalorinya kecil serta tidak membuat gemuk.

Saya sempat terdiam saat melihat adegan A Mi dan Yu Sin memilih untuk nyemil ubi rebus ketika sedang jalan-jalan di taman. Ubi rebus yang di Indonesia identik dengan ‘makanan orang miskin’, malah menjadi santapan penduduk Gangnam.

Duh sayang sekali saya lupa ada di episode berapa adegan ini, sehingga saya tidak bisa men-screenshot-nya dan menampilkannya di sini.


21. Meladeni Suami di Banyak Hal

Alhamdulillah budaya kita turun temurun sebagai istri, sudah default-nya seperti ini ya.

Saya sampai terharu melihat Pan Sa Hyeon yang begitu bahagia saat dimasakkin; dilepasin jaketnya dan digantungkan dengan rapih; diambilkan minuman; lalu ditemani ngobrol saat sedang ada masalah di kantor, oleh selingkuhannya, Song Yuan.

Perhatian, kasih sayang, kehangatan, dan senyum di wajah yang ditunjukkan Song Yuan untuknya, membuat Pan Sa Hyeon head over heels padanya. Berbeda 180 derajat dengan istrinya yang cuek dan dingin.

Penting untuk kita me-maintain kebiasaan kita sebagai seorang istri yang meladeni, agar Pak Suami tetap tergila-gila pada kita. Karena bagaimanapun, ‘diperlakukan seperti raja’ merupakan nature-nya seorang pria.

(Made with CANVA)

22. Semarah-marahnya Sama Pelakor, JANGAN NGAMUK dan Memukulnya!

Percayalah, malah membuat sang istri tampak sangat UGLY. Seperti yang terlihat di adegan di mana Boo Hye Ryung menampar; menjambak; dan memukul Song Yuan, sambil teriak-teriak dan mengeluarkan kata-kata kasar sumpah serapah. Duhh ampun, betapa kagetnya saya melihat Hye Ryung yang biasanya tampil mempesona dan tanpa cela, jadi tampak sangat jelek ketika ngamuk seperti itu.

Percayalah, ada banyak cara yang anggun untuk membuat jera si pelakor dan si suami nakal.

Sabar, tarik nafas, breath in breath out, dan berpikir jernih merencanakan balas dendam yang sempurna.


23. JANGAN SELINGKUH! Cepat atau Lambat Pasti Ketahuan. Wekkkk!

Bagi banyak pelaku perselingkuhan, kata DOSA sudah bukan hal yang menakutkan. DOSA sudah bukan lagi kata yang mempan untuk membuat mereka melakukannya.

Tetapi, keasyikan dan thrilling yang dirasakan ketika sedang sembunyi-sembunyi berbuat hal yang tidak patut. Begitu ketahuan, rasanya sudah akan beda, dan tidak mengasyikkan lagi pastinya.

Faktanya, 90% dari kasus perselingkuhan, PASTI akan ketahuan, dan ya, jadi membosankan deh. Ended up tidak dapat apa-apa. Tidak ada lagi keseruan ‘main kucing-kucingan’; tidak ada lagi kenikmatan menabrak tabu; dan kemungkinan besar, pasangan akan minta CERAI. Kalau sudah begini ya, the fun is over alias GARING, buat orang-orang yang tidak setia.

Makanya, pikir dulu deh sebelum tergoda untuk nakal, worth it tidak rasa asyiknya dengan akibat yang ditimbulkan.


24. (Untuk Para Pria) Jadilah Seperti BAPAK SEO BAN!

Yang tidak banyak omong; yang cool (dan ganteng; dan kaya; dan atletis) biar para wanita mendekat secara sukarela.

(Made with CANVA)

Semoga bermanfaat ya! 🙂

Published by srinurillaf

Penduduk planet Bumi, -yang selama masih dikaruniai nafas dan kehidupan-, selalu berusaha untuk menjadi manusia seutuhnya; dapat menjalankan posisinya dengan baik dan benar; mau dan mampu untuk terus berkarya dan berkiprah; serta bertekad untuk 'live life to the fullest'.

10 thoughts on “24 Pelajaran PENTING dari Drama Korea “Love ft. Marriage & Divorce”

  1. Aku bacanya kok malah jadi ketawa tawa ya. Aku ga nonton drakor ini, lelah baca judulnya aja. Kayaknya dramanya bakal ada season 3 kan ini, masih bakal setiakah meneruskan?

    Like

      1. kalau masih terhibur terusin, kalau nggak terhibur berhenti. namanya juga buat hiburan nontonnya harus yang menghibur, hehehe

        Like

    1. Wkwkwk iya Dea, buanyak soalnya dia tuh ada 2 seasons (total 32 episodes), not to mention, karakter utamanya banyak, jadi rasanya pingin masukin semua ‘pelajarannya’ ehehe.

      Ehehe tidak apa Dea, karena menurutku yang di drama ini, emang suaminya saja yang bre**sek, sok-sok nyari hal-hal kecil yang dianggap salah dari istrinya, sebagai pembenaran untuk melakukan perselingkuhannya. Huhh kesal.

      Like

    1. Ehehe point-nya Andina pas banget niy, betul juga ya, apalagi sedang pandemi begini.
      Tidak ada alasan buat olahraga di fitness club karena bakal banyak droplet moncrat-moncrat.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: